* Wong Edan *

Menu
Kategori
IT Holic [9]
News [5]
Coretan Bijak [7]
Tahukah Anda ? [6]
UnPublish [2]
Catetan
Kalender
«  February 2011  »
Su Mo Tu We Th Fr Sa
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728
RSS

My Yahoo
yahoo messenger icon
Search
Main » 2011 » February » 02
Siapa yang tidak kenal Roberto Baggio? Mantan pemain kelahiran Caldogno, Italia ini sangat terkenal di mata pencinta sepakbola era 1990-an, terutama ketika Baggio gagal menendang penalti pada final Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Karena kegagalannya itu, Italia gagal merengkuh trofi keempat Piala Dunia dan harus merelakan jatuh ke tangan rival terbesarnya, Brasil.

Baggio juga begitu dikenal karena gaya rambutnya yang lain dari gaya rambut pebola pada umumnya. Baggio memiliki gaya rambut kuncir kudanya (ponytail, Red ). Dia bahkan juga mengenakan anting-anting.

Kendati telah lama memutuskan gantung sepatu, sosok Baggio masih jadi idola. Sampai-sampai saat Baggio pensiun, seorang fans di Swedia menulis,” Sepakbola tanpa Baggio seperti langit tanpa matahari.”

Ya, Baggio bukan hanya sekedar sepakbola, tapi dia ibarat puisi dalam bentuk gerakan lincah di lapangan hijau. Sosoknya adalah perpaduan fantasi dan kebanggaan serta kemarahan dan elegan.

Semasa menjadi pemain, Baggio telah malang melintang bermain di sejumlah klub top Eropa. Dari Fiorentina ke Juventus, AC Milan, Bologna, Inter Milan dan Brescia.

Baggio adalah contoh kesuksesan pemain Italia yang namanya mendunia. Tapi apa sebenarnya yang membuat sosok Baggio dianggap sebagai legenda? Berikut 10 alasannya:

1. Baggio adalah orang yang baik. Dia selalu memperlakukan orang lain dengan rasa hormat. Dia adalah contoh pria sederhana.

2. Baggio sangat menyukai anak kecil, dia selalu melontarkan lelucon untuk membuat anak kecil tertawa dan terhibur, dan itu masih dilakukannya hingga kini. Semasa menjadi pemain, Baggio menjadi bintang iklan produk susu.

3. Karena sewaktu masih kecil Baggio sering bermain di jalanan di Caldogno. Dari situlah dia belajar untuk bermain bola menggunakan seluruh bagian tubuhnya.

4. Saat Baggio mendapat bola, pemain lawan dipastikan sulit merebut bola, atau bahkan mengejar untuk mengejar dirinya.

5. Sosoknya yang sangat sensitif dan rapuh, membuat Baggio selalu bersikap membela diri dari siapapun dan apapun.

... Read more »

Category: News | Views: 1388 | Added by: dondon | Date: 02 February 2011 | Comments (2)

Memahami Bridging Loops dan Algoritma Spanning Tree Protocol

Dalam membangun suatu infrastructure jaringan, kita membangun pondasi infrastructure logis (seperti layanan directory dari system windows server 2003, domain name system) dan juga infrastructure fisik (seperti domain controller, piranti jaringan seperti router dan switch). Switch adalah piranti jaringan yang paling banyak dipakai dalam suatu infrastructure jaringan fisik. Anda tahu bahwa switch dibuat berdasarkan konsep bridge.

Bridge merupakan piranti murni yang bekerja pada layer Data Link pada model OSI, dimana merupakan cikal bakal daripada Switch LAN.

Ada tiga jenis bridge:

1. Tarnsparant bridge (untuk jaringan Ethernet dan Token Ring)

2. Source-routing bridge (untuk jaringan Token Ring saja)

3. Source-routing transparent bridge (untuk jaringan Token Ring saja)
... Read more »

Category: IT Holic | Views: 387 | Added by: dondon | Date: 02 February 2011

Masih ingat iklan sebuah produk furniture "Kalau sudah duduk lupa berdiri?” Ya itu ungkapan sederhana yang membuat kita terlena dalam kenyamanan dan melupakan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.

Banyak individu disekitar kita tidak menyadari bahwa kenyamanan sebenarnya membahayakan! Kadang pula mereka kurang menyadari ketidaknyamanan adalah sumber kebahagiaan itu sendiri! Ini kontradiksi yang sering membuat kita salah dalam memilihnya!

Contoh lain yang bersifat dogmatis, adalah Da’jal! Sebenarnya Allah telah mengajari bagi yang suka membaca, bahwa disebutkan di akhir zaman akan muncul Da’jal (kejahatan berujud kebaikan) yang memberikan kenikmatan luarbiasa, namun ia pada akhirnya akan menemui kesengsaraan abadi! Sementara mereka yang memilih kesengsaraan tawaran Da’jal yang sebenarnya adalah kebenaran yang tersamar dalam keburukan! Mereka pemilih ini memperoleh kebahagiaan abadi!

Saya masih teringat almarhum Prof. Lexy J. Moleong, beliau secara keras melarang mahasiswa S2 untuk tidak pulang kampong sebab akan melupakan studinya atau paling tidak malas menyelesaikan studinya! Bahkan beliau menyatakan secara keras, kalau tidak boleh dikatakan tegas. Namun bagi yang mampu dan mau menangkap makna positif yang beliau katakan tentu hikmah yang diambil mengantarkannya ke tujuan. Saat itu 25 mahasiswa masuk S2 melalui seleksi Bappenas (sebelum tahun 1998 masuk S2 Proyeknas melalui lembaga ini, dan ketatnya minta ampun). Ternyata tersisa hampir 9 orang yang tak mampu menyelesaikan, bukan karena mereka bodoh, tetapi ia mati dalam kenyamanan tinggal di kampung dan lupa menyelesaikan studinya!

Berbagai gambaran di atas menunjukkan bahwa untuk mencapai cita, tujuan, impian, bukanlah pekerjaan mudah meskipun juga bukan hal mustahil. Kita harus berani untuk keluar dari zone kenyamanan untuk meletakkan diri kita berani berjuang menaklukkan berbagai hambatan dan kendala.

Dan kendala, hambatan, terbesar bukan datang dari luar, namun musuh utama ada di dalam diri kita sendiri. Merasa cukup, malas menyelesaikan masalah, kurang menantang, tidak mampu melihat nilai dari apa yang ingin dicapai, menganggap ringan atau menganggap terlalu sulit dan tidak ada upaya penaklukan, maka…. Selesai… kita gagal!!

Ingat! Dibalik kegelapan ada terang dan dibaling terang benderang ada kegelapan! Seseorang yang melihat seorang yang nampak galak, sangar, mungkin dibaliknya terdapat nilai-nilai yang mungkin kita butuhkan. Prof. Moleong, Prof. Jujun, Prof. Conny, adalah contoh dosen yang tidak mudah untuk didekati khususnya bagi mereka yang tidak siap dengan konsep, tetapi akan dengan mudah dan nyamannya jika kita mampu mendudukkan konsep dan beliau akan mendorong kita semakin mudah memasuki belantara logika tanpa tersesat! Terimakasih Prof!

Coba bandingkan dengan guru, dosen, yang member kemudahan, menganggap mudah, jika mahasiswa bertanya tentang berbagai masalah beliau hanya menyatakan "Ya suda ... Read more »
Category: Coretan Bijak | Views: 345 | Added by: dondon | Date: 02 February 2011 | Comments (0)




Copyright GendengCorp © 2026